Pantai

Pantai Drini Jogja: Rute, Harga Tiket, dan Tips Berkunjung

Pantai Drini adalah pantai pasir putih di Gunungkidul, Yogyakarta. Selain itu, wisatawan mengenalnya karena memiliki pulau karang, area bermain kano, dan dua sisi pantai dengan suasana berbeda. Dari pusat Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 60 kilometer. Sementara itu, waktu tempuhnya kurang lebih 2–3 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Pembaruan terakhir: Agustus 2026. Informasi Tentang Pantai Drini […]

Pantai Drini adalah pantai pasir putih di Gunungkidul, Yogyakarta. Selain itu, wisatawan mengenalnya karena memiliki pulau karang, area bermain kano, dan dua sisi pantai dengan suasana berbeda.

Dari pusat Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 60 kilometer. Sementara itu, waktu tempuhnya kurang lebih 2–3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Pembaruan terakhir: Agustus 2026.

Informasi Tentang Pantai Drini

InformasiKeterangan
LokasiBanjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta
Google MapsPantai Drini
Jam bukaSetiap hari, sekitar pukul 06.00–18.00 WIB
Harga tiket masukSekitar Rp15.000 per orang
Jarak dari Kota JogjaSekitar 60 kilometer
Waktu perjalananSekitar 2–3 jam
Daya tarik utamaPasir putih, pulau karang, kano, dan kawasan nelayan
TransportasiKendaraan pribadi dan Angkutan KSPN
Waktu terbaik berkunjungPagi hari atau menjelang sore
FasilitasParkir, warung, gazebo, toilet, kamar bilas, kano, dan penginapan

Apa Daya Tarik Pantai Drini?

Pulau karang membagi Pantai Drini menjadi dua sisi dengan suasana berbeda. Selain itu, pengunjung dapat bermain kano, berjalan di pasir putih, melihat aktivitas nelayan, dan menikmati pemandangan dari bukit karang.

1. Dua Sisi Pantai dengan Suasana Berbeda

Pulau karang membagi Pantai Drini menjadi sisi timur dan barat. Karena itu, banyak wisatawan menyebutnya sebagai pantai yang memiliki “dua wajah”.

Sisi timur lebih populer untuk bersantai, bermain di tepi air, dan menaiki kano. Di sisi lain, kawasan barat lebih dekat dengan perahu nelayan dan tempat pelelangan ikan.

Selain itu, informasi dari Kalurahan Banjarejo menyebutkan bahwa pengunjung dapat membeli ikan segar hasil tangkapan nelayan.

2. Pulau Karang di Tengah Pantai

Pulau karang kecil menjadi ciri khas Pantai Drini. Dari bagian atasnya, pengunjung dapat melihat garis pantai dan Samudra Hindia dari ketinggian.

Pasang laut memengaruhi akses ke kawasan karang. Oleh karena itu, jangan menyeberang ketika air mulai naik dan selalu ikuti arahan petugas.

3. Hamparan Pasir Putih

Pantai Drini memiliki area pasir putih yang cukup luas untuk berjalan santai, bermain pasir, atau piknik bersama keluarga.

Saat air surut, pengunjung dapat melihat karang dan biota laut kecil di perairan dangkal. Meski demikian, jangan mengambil atau merusaknya agar ekosistem pantai tetap terjaga.

4. Aktivitas Kano

Kano menjadi salah satu aktivitas favorit wisatawan di Pantai Drini. Karena perairannya cenderung lebih tenang, pengelola biasanya menyewakan kano di sisi timur.

Sebelum bermain, tanyakan tarif, durasi, batas area, dan ketersediaan pelampung. Namun, jangan menaiki kano ketika ombak tinggi atau cuaca memburuk.

5. Pemandangan dari Bukit Karang

Dari bukit karang, pengunjung dapat melihat dua sisi Pantai Drini, perahu nelayan, pasir putih, dan laut lepas.

Beberapa bagian jalan dapat terasa terjal atau licin, terutama setelah hujan. Karena itu, gunakan alas kaki antiselip.

6. Aktivitas Nelayan dan Kuliner Laut

Selain menjadi tempat wisata, Pantai Drini juga menjadi kawasan aktivitas nelayan. Perahu, tempat pelelangan ikan, dan warung seafood membuat suasana pantai terasa lebih hidup.

Oleh karena itu, tanyakan harga ikan dan biaya memasak sebelum memesan. Langkah ini membantu menghindari perbedaan harga saat pembayaran.

Di Mana Lokasi Pantai Drini?

Lokasinya berada di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, pengunjung dapat melihat titiknya melalui Google Maps Pantai Drini.

Menurut Dinas Pariwisata DIY, jaraknya sekitar 60 kilometer dari Kota Yogyakarta. Sementara itu, perjalanan biasanya membutuhkan waktu 2–3 jam.

Bagaimana Rute Menuju Pantai Drini dari Kota Jogja?

Pengendara umumnya melewati Kota Yogyakarta–Piyungan–Patuk–Wonosari–Jalan Baron–Tanjungsari–Pantai Drini.

Selanjutnya, ikuti urutan perjalanan berikut:

  1. Dari Kota Yogyakarta, arahkan kendaraan menuju Jalan Wonosari.
  2. Lanjutkan perjalanan melalui Piyungan dan Patuk.
  3. Setelah sampai di Wonosari, ikuti petunjuk menuju Jalan Baron.
  4. Lanjutkan ke Kapanewon Tanjungsari.
  5. Ikuti papan petunjuk menuju Pantai Drini.

Sebagian besar jalannya telah beraspal. Namun, tetap berhati-hati karena terdapat tikungan, tanjakan, turunan, dan beberapa ruas sempit.

Apakah Ada Transportasi Umum ke Pantai Drini?

Ya. Wisatawan dapat menjangkau Pantai Drini menggunakan Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN.

Sementara itu, Dinas Perhubungan DIY mencantumkan rute berikut:

Malioboro (BI) → Gembira Loka → Siyono → Pantai Baron → Pantai Drini.

Dishub DIY mengumumkan jadwal berikut:

  • Dari Malioboro: pukul 07.30, 08.30, dan 10.00 WIB
  • Dari Pantai Drini: pukul 12.00, 14.30, dan 16.00 WIB
  • Tarif: sekitar Rp26.000

Namun, tarif dan jadwal dapat berubah. Karena itu, periksa informasi terbaru dari Dishub DIY sebelum berangkat, terutama pada akhir pekan atau musim liburan.

Berapa Harga Tiket Masuk Pantai Drini?

Harga tiket masuk kawasan Pantai Drini sekitar Rp15.000 per orang melalui TPR Baron Utama. Tarif ini umumnya belum termasuk fasilitas tambahan.

Selain tiket masuk, siapkan biaya tambahan untuk:

  • Parkir kendaraan
  • Penyewaan kano dan pelampung
  • Penggunaan gazebo
  • Toilet atau kamar bilas
  • Makanan dan minuman
  • Fasilitas atau spot foto tertentu

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menerapkan pembayaran nontunai di TPR Baron Utama. Pengunjung dapat menggunakan QRIS atau kartu uang elektronik. Informasi resminya tersedia di situs Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Meski demikian, tetap bawa uang tunai dalam pecahan kecil untuk membayar fasilitas milik warga.

Apa Saja Fasilitas di Pantai Drini?

Pengelola menyediakan fasilitas wisata yang cukup lengkap, meliputi:

  • Area parkir
  • Warung makan dan minuman
  • Gazebo atau tempat duduk
  • Toilet dan kamar bilas
  • Penyewaan kano dan pelampung
  • Tempat pelelangan ikan
  • Toko oleh-oleh
  • Spot foto
  • Penginapan di sekitar pantai

Namun, ketersediaan dan jam operasional fasilitas dapat berbeda antara hari biasa dan musim liburan.

Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Pantai Drini?

Waktu terbaik mengunjungi Pantai Drini adalah pagi hari atau menjelang sore. Selain lebih sejuk, pagi hari biasanya belum terlalu ramai.

Datang lebih awal juga memberi waktu untuk mengunjungi pantai lain dalam jalur yang sama. Namun, hindari kunjungan saat hujan deras, cuaca buruk, atau gelombang tinggi.

Apa Saja Tips Berkunjung ke Pantai Drini?

Gunakan panduan berikut agar perjalanan lebih aman dan nyaman:

  1. Berangkat pagi hari agar perjalanan dan waktu kunjungan lebih leluasa.
  2. Periksa kendaraan, terutama rem, ban, bahan bakar, dan mesin.
  3. Cek cuaca dan pasang laut sebelum bermain kano atau menuju pulau karang.
  4. Patuhi tanda peringatan karena Pantai Drini tetap berada di pesisir selatan.
  5. Awasi anak-anak saat bermain pasir maupun air.
  6. Gunakan alas kaki antiselip di area batu karang dan jalan basah.
  7. Bawa pakaian ganti jika berencana bermain air.
  8. Siapkan QRIS atau uang elektronik untuk membayar retribusi.
  9. Bawa uang tunai secukupnya untuk parkir, makanan, dan fasilitas warga.
  10. Jaga kebersihan pantai dan bawa kembali sampah pribadi.

Pantai Apa Saja yang Dekat dengan Pantai Drini?

Selain itu, Pantai Drini berada dekat dengan beberapa pantai populer di Gunungkidul, yaitu:

  • Pantai Sepanjang
  • Pantai Watu Kodok
  • Pantai Baron
  • Pantai Kukup
  • Pantai Krakal
  • Pantai Sadranan
  • Pantai Sundak

Oleh karena itu, pilih dua atau tiga pantai yang lokasinya berdekatan agar perjalanan tidak terburu-buru.

 

Saatnya Menikmati Pesona Dua Wajah Pantai Drini

Pantai Drini menawarkan perpaduan antara pasir putih, pulau karang, aktivitas kano, pemandangan laut, serta kehidupan nelayan. Keberadaan dua sisi pantai dengan suasana berbeda membuat destinasi ini memiliki karakter yang tidak mudah ditemukan di pantai lain.

Akses yang relatif mudah, fasilitas cukup lengkap, dan lokasinya yang berdekatan dengan sejumlah pantai populer membuat Pantai Drini cocok dimasukkan ke dalam itinerary wisata Gunungkidul. Sebelum berangkat, periksa cuaca, kondisi gelombang, tarif, dan jadwal transportasi agar perjalanan berlangsung lebih aman dan nyaman.

Jika ingin mendapatkan suasana pantai yang lebih tenang, datanglah pada pagi hari, nikmati pemandangan dari bukit karang, lalu lengkapi perjalanan dengan mencicipi kuliner laut di sekitar pantai.

 

FAQ Pantai Drini

Di mana lokasi Pantai Drini?
Pantai Drini berada di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya dapat dilihat melalui Google Maps Pantai Drini.
Berapa jarak Pantai Drini dari Kota Jogja?
Jarak Pantai Drini dari pusat Kota Yogyakarta sekitar 60 kilometer. Waktu perjalanannya kurang lebih 2–3 jam menggunakan kendaraan bermotor.
Berapa harga tiket masuk Pantai Drini?
Retribusi kawasan pantai Gunungkidul sekitar Rp15.000 per orang. Biaya tersebut belum termasuk parkir, penyewaan kano, gazebo, dan fasilitas tambahan lainnya.
Jam berapa Pantai Drini buka?
Pantai Drini umumnya dapat dikunjungi setiap hari sekitar pukul 06.00–18.00 WIB. Jam operasional dapat berubah sesuai kebijakan pengelola dan kondisi di lapangan.
Apakah tersedia transportasi umum menuju Pantai Drini?
Tersedia Angkutan KSPN dari Malioboro menuju Pantai Drini melalui Gembira Loka, Siyono, dan Pantai Baron. Jadwal dan tarif sebaiknya diperiksa kembali sebelum keberangkatan.
Apakah Pantai Drini cocok untuk anak-anak?
Pantai Drini dapat menjadi pilihan wisata keluarga karena memiliki area pasir yang luas dan beberapa bagian perairan yang relatif tenang. Namun, anak-anak tetap harus selalu berada dalam pengawasan orang dewasa.
Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Drini?
Pengunjung dapat bermain pasir, menaiki kano, menikmati pemandangan dari bukit karang, mengambil foto, melihat aktivitas nelayan, dan mencicipi kuliner laut.